Post Title

Pelanggar Perda Nomor 6 Tahun 2020 Lebih 16.000 Orang

| 300 | Adrian Fetriskha, SH, MPA |

Dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Satuan Polisi Pamong Praja bersama Tim Terpadu Provinsi Sumatera Barat telah melakukan kegiatan penegakan Perda Nomor 6 Tahun 2020 di seluruh Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat. Tim terpadu yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri dari unsur TNI, unsur Polri serta OPD terkait di masing-masing Kabupaten/Kota. 

Seluruh pelanggar yang terjaring dalam kegiatan penegakan Perda diberikan sanksi sebagaimana telah diatur dalam Perda Nomor 6 Tahun 2020, diantara bentuk sanksi yang berikan adalah; kerja sosial, denda administratif, pembubaran kegiatan dll. Data pelanggar Perda tersebut diinput kedalam aplikasi Sipelada, jika dikemudian hari para pelanggar kembali ditemukan melakukan pelanggaran maka datanya akan langsung terlihat di aplikasi dan akan diberikan sanksi yang lebih berat.  

Berdasarkan data yang diinput ke dalam aplikasi Sipelada, hingga tanggal 12 Desember 2020 telah tercatat 16.404 orang yang terjaring tidak memakai masker diseluruh Kabupaten/Kota, 16.087 orang diantaranya dikenakan sanksi kerja sosial, sedangkan sisanya memilih membayar denda administratif. Kemudian terdapat 272 pelaku usaha yang dikenakan sanksi karena tidak mematuhi protokol kesehatan.

Dengan adanya kegiatan penegakan perda ini diharapkan dapat memberikan efek jera terhadap masyarakat serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan, sehingga pada akhirnya mampu menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Sumatera Barat.